Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2011

Memaknai Indahnya Bersaing

Bersaing. Mungkin sebagian dari kita kurang menyukai hal ini. ah, apa saja alasannya, bukan ? dimulai dari alasan malas, merasa tak mampu, sugesti buruk pada diri sendiri, bahkan kadang dongkol dengan keberhasilan dengan orang yang kita saingi.  Namun, kita mesti mengerti, bahwa hidup ini "hangat" karena persaingan. contoh kecilnya saja, jika handphone yang kita pakai selalu update alias lembiru (lempar dan beli yang baru) mungkin sah-sah saja, selama itulah kesenangan kita. tapi yang wajib kita ketahui, beberapa produsen dan tim kreatif- si empunya merk handphone yang kita pakai, di ujung lain dunia sana, sedang berjuang keras bersaing dengan produsen merk handphone lain, dengan terus menciptakan kreativitas-kreativitas baru yang mengagumkan. dan sayang, kita tak pernah tahu itu. Seperti pernyataan saya di atas tadi, hidup ini "hangat" karena ada persaingan. inilah yang menimbulkan corak berbeda pada kehidupan sosial manusia, dimana kemampuan dan ide manusia d...

Menyesal pun Ada Gunanya

Gambar
Sampailah kita akhirnya pada hari ini. Mungkin, banyak diantara kita yang begitu mendambakannya. Melepas penat di akhir pekan mungkin suatu hal yang langka bagi kita, yang notebene memang dituntut untuk “bekerja keras” selama enam hari berturut-turut. Di beberapa sekolah, hari ini adalah hari terakhir menempuh ujian akhir semester, termasuk sekolah saya sendiri. Berat memang untuk mencapai akhir, karena kita benar-benar harus berkonsentrasi penuh untuk sekedar menjawab ratusan soal dari belasan mata pelajaran yang diujiankan. Nah, teman-teman. Mungkin ini hanya sekedar pengalaman saya saja, yang ingin saya tuangkan menjadi tulisan pendek ini. Namun, tidak menutup kemungkinan juga hal ini pun sebenarnya kebanyakan dialami oleh kita bersama. Masing-masing hati dan perasaan yang merasa, siapalah yang tahu. Begini. Selama  sekian hari menempuh ujian, ada sesuatu hal yang mungkin sedikit mengganjal di hati. Apa itu ? Hmm. Bisa dikatakan itu adalah sebuah penyesalan ! Cukup ...