Cinta Sejati

Assalamualaikum sahabat blogger...

Cinta sejati. Apa itu cinta sejati ? Itu yang sering aku tanyakan dulu. Apakah ada cinta sejati di dunia ini ? Sejuta pertanyaan muncul dalam benakku. Aku penasaran. Aku pikir cinta sejati itu adalah ketika kita mencintai seseorang sampai mati.

 Saat itu aku sedang menyukai seorang laki-laki. Dia teman sekolahku. Aku coba mencintainya, setulus hatiku. Namun rupanya dia belum menunjukan bahwa dia membalas cintaku, dan terus aku tunggu.

 Bisa dibilang saat itu cintaku bertepuk sebelah tangan. Dan akhirnya aku sadar kalau dia tidak mencintaiku. Aku menyerah. Aku pikir dia bukan cinta sejatiku. Yah, tak apa aku pikir. Pria di dunia masih banyak.

 Beberapa bulan kemudian, aku bertemu seorang Pria. Pria tampan yang selalu dihiasi dengan gagahnya seragam Pramuka. Aku mulai suka padanya. "Apakah ini cinta sejatiku ?" Tanya ku kembali pada hati ini.

 Aku coba mendekatinya. Aku coba mencari tahu siapa namanya. Singkat cerita kita kenalan. Dia memberi respon positif, senang sekali rasanya. Lama kelamaan cinta tumbuh antara kita berdua. Dia juga mencintaiku. Aku sangat bahagia. "Berarti dialah cinta sejatiku, karena dia juga sama mencintaiku" Pikirku saat itu.

 Hari-hari indah ku lewati bersamanya. Sekalipun kita tak pernah jalan berdua, tak pernah berdekatan, pegangan tangan dan hal lain yang biasa dilakukan saat pacaran. Tapi kita tetap bahagia meskipun hanya lewat sms atau jejaring sosial.

 Suatu hari, ada masalah yang mengganggu hubungan kita. Hubungan kita merenggang. "Ah, ini pasti cuma cobaan. Jika sudah berlalu pasti kita akan bersama lagi" Pikirku saat itu.
 Tapi rupanya, masalah ini terus memuncak dan diluar dugaanku. Kita saling cemburu, kita suka marahan.

 Tapi, ada hal aneh yang tak aku mengerti. Setelah setahun mencoba mencintainya, rasa ini seolah berkurang dari waktu ke waktu. Bukannya bertahan, atau meningkat. Aku heran. Aku tanya diriku mengapa. Apa mungkin pria yang aku cintai itu bukan cinta sejatiku ?

 Aku coba mencari laki-laki lain yang akan menjadi cinta sejatiku. Di sekolah, di acara-acara, di facebook dan di tempat lainnya. Ku temukan laki-laki yang menarik perhatianku. Ku coba mendekatinya. Dia memberi respon. Singkat cerita, kami sudah dekat. Dan mulai tumbuh rasa cintaku.

 Tapi hal yang sama terjadi lagi. Rasa cintaku mulai menghilang ditelan waktu. Ada apa ini ? apa dia memang bukan cinta sejatiku juga ? Aku tambah bingung dalam pencarian arti cinta sejati itu sendiri. Mengapa cintaku tidak bertahan lama. Bukankah cinta sejati itu, cinta yang akan abadi selamanya ? aku tambah bingung. Di dunia ini kan tak ada yang abadi.

 Setelah lama mencari, ternyata ada satu hal yang aku lewatkan. Aku lupa dengan suatu zat yang telah menciptakanku. Aku tidak sadar bahwa Dia lah satu-satunya yang abadi. Aku khilaf dengan semua kebodohanku. Allah SWT-lah yang seharusnya aku cintai. Dia lah yang seharusnya aku rindukan selama ini. Dia lah yang seharusnya aku kagumi selama ini. Mencintainya tak akan membuatku sakit hati. Mengagumi-Nya tak akan membuatku bosan. Merindukan-Nya tak akan membuatku menderita. Mengharapkan-Nya tak akan membuatku menyesal.

 Aku sadar, aku salah selama ini. Cinta sejati itu hanya cinta yang ditujukan hamba pada Tuhannya. Pada Allah SWT !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mempersiapkan "kegagalan"

Dibalik huruf O

Ketika Semua Hal Telah Terjadi....